Langsung ke konten utama

Resiko dari Operasi Sesar

Resiko dari Operasi Sesar
Resiko dari Operasi Sesar. Operasi sesar adalah operasi untuk mengeluarkan bayi lewat dinding perut yang di bedah. Operasi tersebut dilakukan oleh berbagai faktor misalnya trauma, tidak menyakitkan, ingin cepat berlangsung. Pelaksanaan sesar dilakukan sekitar 30 menit-2 jaman. Dan jika operasi sesar mempunyai kemudahan untuk melahirkan bayi, tetapi mempunyai resiko yang buruk terhadap ibu maupun bayi yang di lahirkan.
  
Adapun Resiko dari Operasi Sesar banyak yang menyepelekan hal tersebut, karena wanita lebih banyak memilih sesar untuk kemudahan saat melahirkan. Baiklah, lihat saja apa-apa saja Resiko dari Operasi Sesar berikut ini:
 

Resiko Operasi Sesar bagi Ibu

Operasi caesar yang gagal dapat mengakibatkan berisiko kematian pada ibu. Di AS, tingkat kematian pada caesar atas kemauan sendiri adalah 5,9 per 100.000 kelahiran, dibandingkan 2,1 pada persalinan normal. Masa pemulihan yang lebih lama, bisa sampai 6 minggu atau lebih. Risiko infeksi pasca pembedahan yang berkisar antara 2-15%. Infeksi terutama pada saluran kencing dan lebih sering terjadi pada ibu yang kegemukan. Frekuensi peredarahan yang lebih tinggi. Mengalami masalah pada plasenta, ruptur kandungan dan pertumbuhan janin di luar rahim (ectopic) pada kehamilan berikutnya. Penundaan pemberian ASI dan jalinan hubungan emosi ibu-anak karena adanya luka operasi dan pengaruh obat bius. Bayi hasil operasi caesar biasanya langsung ditempatkan di ruang observasi.

Terlepas dari banyaknya permintaan untuk persalinan caesar, sebenarnya prosedur ini memiliki risiko yang cukup tinggi. Persalinan caesar memiliki risiko kematian ibu 3 kali lebih besar dibandingkan persalinan normal. Angka kematian langsung akibat persalinan caesar adalah 5,8 dari setiap seratus ribu persalinan.

Selain itu, anggapan bahwa melahirkan normal jauh lebih sakit dibandingkan melahirkan caesar juga tidak sepenuhnya benar. Persalinan dengan bedah caesar memiliki angka kesakitan sekitar 27,3 persen lebih tinggi dibandingkan persalinan normal. Peningkatan risiko akibat persalinan caesar adalah:
  • Kemungkinan 5 kali lebih besar untuk mengalami henti jantung.
  • Kemungkinan 3 kali lebih besar untuk dilakukan pengangkatan rahim atau histerektomi karena terjadi pendarahan sebagai komplikasi persalinan caesar.
  • Kemungkinan 3 kali lebih besar untuk mengalami infeksi masa nifas. 
  • Kemungkinan 2 kali lebih besar untuk mengalami sumbatan pembuluh darah.
 

Resiko Operasi Sesar bagi Bayi

Persalinan caesar ternyata tidak hanya memengaruhi kondisi ibu, tapi juga bayi yang dilahirkan. Risiko kematian bayi, risiko gangguan pernafasan bayi, risiko gangguan otak bayi dan risiko trauma bayi menjadi 3,5 kali lebih besar dibandingkan persalinan normal.

Bahkan ketika bayi Anda yang dilahirkan caesar tidak mengalami masalah di atas, persalinan caesar memiliki dampak cukup besar terhadap daya tahan tubuh anak. Prof. Patricia Lynne Conway, Adjunct Associate Professor, School of Biotechnology and Biomolecular Science di The University of New South Wales mengatakan bahwa berbagai penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya perbedaan komposisi mikrobiota saluran cerna pada bayi yang dilahirkan secara caesar dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan normal. Padahal mikrobiota memiliki peranan penting dalam pematangan sistem daya tahan tubuh bayi, khususnya dalam membentuk toleransi oral (mulut) dan mengurangi risiko alergi. Ini bisa memengaruhi daya tahan tubuh bayi karena meski sistem imunitas usus telah matang pada bayi yang lahir cukup bulan, namun fungsi perlindungan ususnya memerlukan rangsangan kolonisasi bakteri pada awal kehidupan bayi.

Bayi lahir caesar membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk mencapai mikrobiota usus yang serupa dengan bayi yang lahir normal. “Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi-bayi yang lahir caesar memiliki waktu pembentukan mikrobiota saluran cerna yang tertunda serta memiliki risiko lebih tinggi akan berbagai jenis penyakit,” ujar Prof. Conway.
  
Bayi hasil caesar berpeluang lebih tinggi mengalami gangguan pernafasan (neonatal respiratory distress). Risiko mengidap asma juga lebih besar pada bayi hasil caesar. Risiko bayi terkena pisau bedah. Risiko kelahiran prematur. Seringkali, sulit untuk menghitung umur bayi yang sebenarnya. Bila bayi ternyata masih berumur di bawah 36 bulan maka akan ada risiko karena kelahiran prematur, seperti masalah pernafasan, suhu tubuh dan pencernaan.

Setelah melihat banyaknya Resiko dan Dampak Buruk dari Operasi Sesar, maka kami menyarankan anda untuk sebaiknya menghindari persalilan sesar. Selain harga operasinya yang mahal juga mempunyai danpak yang buruk.. Lagi hamil? ini makanan yang baik untuk ibu hamil Makan yang Baik untuk Ibu Hamil

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menghilangkan Noda Hitam pada Wajah

Menghilangkan noda hitam pada wajah atau flek serta kulit mati dapat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang. Memiliki wajah yang putih, mulus, serta bersinar adalah idaman setiap orang dan apalagi di kaum wanita. Banyak sekali bahan serta krim yang di jual untuk mengobati masalah tersebut. Tapi, masih banyak juga dari pihak yang tidak bertanggung jawab, menggunakan krim obat pemutih dari bahan-bahan berbahaya. Maka dari itu, alangkah baiknya kita hanya menggunakan bahan-bahan yang alami yang dapat kita coba sendiri di rumah. Seperti pada tulisan kami berikut ini yaitu cara menghilangkan noda hitam pada wajah . Minyak Ikan Kami maksud minyak ikan adalah suplemen minyak ikan, bisa anda cari gambarnya di mesin pencari google. Minyak ikan dapat menghilangkan noda-noda hitam pada wajah serta mengelupaskan kulit wajah bekas kulit mati. Caranya: Ambil 1 butir minyak ikan lalu tusuk dengan jarum Lalu ambil minyaknya dan oleskan pada wajah dan pinjat hingga meresap dan merata Lakuan hal ini d...

Penyebab, Gejala dan Obat Alami Kekurangan Darah

Penyebab, Gejala dan Obat Alami Kekurangan Darah . Kekurangan darah, masih banyak dianggap remeh oleh berbagai kalangan. Sel darah merah sangat penting untuk kesehatan, karena yang mengangkut makanan dan oksigen adalah darah. Jika kekurangan darah atau anemia, maka badan akan terasa lemah, lesu, lunglah, atau bahkan pengeliatan akan berkunang-kunang. Banyak obat terjual di pasaran untuk penambah darah, tetapi jangan dulu terburu-buru. Ikuti dulu beberapa tips obat alami atau herbal penambah darah berikut ini. Sebelum masuk ke pengobatan alami kekurangan darah, adakah baiknya kita ketahui dulu apa sajakah faktor yang bisa menyebabkan tubuh kekurangan darah. Dan berikut ini lebih selengkapnya. Kekurangan darah atau anmeia adalah penyakit yang yang disebabkan kekurangan zat besi di dalam darah, sehingga darah tidak bekerja dengan baik. Dan zat besi adalah salah satu faktor penting di dalam tubuh untuk pembentukan sel darah merah, ketika zat besi kekurangan dalam tubuh, maka sel-sel yang ...

Cara Mengatasi Jerawat Batu dengan Mudah

Cara Mengatasi Jerawat Batu dengan Mudah.  Sebelumnya kami juga membahas Tips Menghilangkan Jerawat . Dan kali ini akan membahas masalah jerawat yang termasuk lebih parah. Jerawat sangat mudah sekali muncul pada permukaan wajah yang penuh dengan minyak. Jerawat batu sangat susah sekali untuk dilenyapkan, karena penyembuhan lumayan lama. Jika anda sudah terkena jerawat batu, sangat diperlukan perawatan yang lebih terhadap wajah. Jerawat ini bisa disebabkan oleh keturunan, stres, gangguan hormon, pengobatan tidak sesuai, dan masih banyak lagi. Tapi umumnya adalah hal demikian. Dan kebersihanlah harus menjadi pendukung utama harus dilakukan untuk mengatasi jerawat tersebut. Adapun pengobatannya anda bisa membaca cara mengatasi jerawat batu berikut ini. Daun Pepaya Selain buahnya segar dan manis, pepaya juga dapat kita manfaatkan daunnya sebagai pengobatan jerawat batu . Caranya, ambil 2 lembar daun pepaya yang sudah tua lalu jemur hingga kering. Kemudian jika sudah kering maka halusk...